Warga Samarinda ikut hormat bendera saat detik-detik Proklamasi

Daerah Kaltim

Sejumlah warga, TNI, dan polisi saat memberi penghormatan kepada bendera Merah Putih di persimpangan Lembuswana, Samarinda, Senin (Antaranews Kaltim)Suara Samarinda- Sejumlah warga Samarinda, Kalimantan Timur, turut melaksanakan peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus, dengan berdiri dalam sikap sempurna memberi penghormatan bendera Merah Putih di sejumlah ruas jalan, saat sirene berbunyi pukul 11.17 wita.

Peringatan detik-detik proklamasi di ibukota provinsi Kalimantan Timur itu, dipusatkan di tiga titik, di antaranya persimpangan Lembuswana, persimpangan Kesuma Bangsa, dan depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur.

Pantauan di lapangan, di persimpangan Lembuswana, mobil polisi di Samarinda berada di tengah persimpangan Lembusawana dan seorang wanita polisi berada di atas mobil itu dengan mengibarkan bendera Merah Putih.

Sejumlah relawan, TNI, polisi, anggota Badan SAR Nasional serta warga pengguna jalan khidmad memberi penghormatan bendera Merah Putih saat sirene mulai berbunyi.

Aktifitas di sekitar lokasi itu dihentikan sejenak guna mengenang jasa para pahlawan kemerdekaan bangsa. Pengguna jalan juga menghentikan laju kendaraannya, lalu berdiri tegak hingga detik-detik peringatan proklamasi selesai.

Tidak hanya pengguna jalan saja, namun aktivitas warga di pertokoan hingga kawasan mall Lembuswana juga dihentikan.

Setelah sirine selesai dibunyikan, seluruh peserta termasuk warga melakukan hormat di tempat sambil menyanyikan lagu kebangsaan, Indonesia Raya.

Walaupun dihadiri banyak orang, namun peringatan detik proklamasi di jalan tersebut tetap mematuhi protokol kesehatan, masyarakat dan aparat kepolisan serta TNI yang ada lokasi menggunakan masker, serta menjaga jarak dan tidak saling berdekatan.

Suwardi salah satu warga yang ikut hadir dalam peringatan detik proklamasi itu menuturkan penggantian sementara aktifitas saat detik proklamasi memang telah diketahuinya dari informasi di media sosial.

“Ada himbauan Pemkot Samarinda agar melakukan penghormatan selama tiga menit pada detik-detik proklamasi, dan kebetulan saya sedang lewat, makanya saya ikut hormat bendera,” kata Suwardi.

Suwardi mengaku tidak merasa terganggu, dan justru bangga telah berbaur dengan Polri dan TNI melakukan penghormatan kepada merah putih saat detik proklamasi.

Sementara Kepala Bagian Operasi Polresta Samarinda, Komisaris Polisi Erick Budi, merasa bangga dengan antusiasme dan kepatuhan warga Samarinda terhadap peringatan hari kemerdekaan d tengah wabah pandemi Covid-19 tahun ini.(Ant)