Orientasi Program KKBPK BKKBN Gandeng TNI

Daerah Kaltim
Para Babinsa sedang mengikuti kegiatan orientasi program KKBPK di aula Makodim 0901/Smd

Suara Samarinda- Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Timur menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) gelar orientasi program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) guna mensukseskan program KB di daerah.

“Kemitraan BKKBN dan TNI sudah lama terjalin yang dituangkan dalam penandatanganan kerjasama antara Panglima TNI dengan Kepala BKKBN beberapa tahun lalu,” kata Kepala perwakilan BKKBN Kaltim, Eli Kusnaeli di Aula Kodim 0901/Smd.

Ia mengatakan tujuan dari orientasi kepada anggota Babinsa agar bisa membantu mensosialisasikan program-program KKBPK dengan melakukan advokasi dan KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) kepada masyarakat di masing-masing wilayahnya bertugas.

Menurutnya Eli , BKKBN sangat terbantu dengan adanya Babinsa ikut mensosialisasikan, sebab semenjak otonomi daerah kewenangan pelaksanaan program KB telah diserahkan kepada pemerintah kabupaten dan kota. Hal itu berdampak pada menurunnya pelaksanaan program KB di daerah khususnya dilini lapangan.

“Apalagi petugas Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) sebagai ujung tombak dilapangan jumlahnya semakin berkurang ,” katanya.

Lanjut Eli, apabila kondisi tersebut tidak mendapat perhatian dan penanganan serius, maka pertumbuhan penduduk semakin besar jumlahnya. Oleh karena itu BKKBN menggandeng mitra-mitra salah satunya Kodim 0901/Smd melalui Babinsa dilatih untuk menambah wawasan tentang program KKBPK.

Sementara itu Komandan Kodim 0901/Smd diwakili Kasdim Mayor Inf Edy Sukamto mengatakan berterima kasih dan bangga Kodim 0901 dipercaya untuk menyelenggarakan orientasi dengan menghadirkan Babinsa yang ada di Koramil- Koramil Samarinda.

“Para Babinsa diberikan pengetahuan tentang program Keluarga Berencana. sebelum diterjunkan kemasyarakat guna membantu program BKKBN,” katanya.

Edy Sukamto menambahkan para Babinsa nantinya melakukan koordinasi dilapangan bekerjasama dengan pihak Kecamatan, Kelurahan, Puskesmas, Posyandu, Disdukcapil karena semua data-data ada disitu untuk membahas program BKKBN.

“Program BKKBN menganjurkan “dua anak cukup” sangat bagus, supaya keluarga dalam memberikan pendidikan bisa tuntas, kesehatannya terjamin, SDMnya berkualitas dan nantinya tidak terjadi kesenjangan sosial,” ujar Edy Sukamto (*)