Ini Penjelasan Manajer soal Isu Sponsorship dari Malaysia untuk Rio

Non Kategori
Rio Haryanto
Rio Haryanto

Suara Samarinda, Jakarta – Sejak Rio Haryanto berhasil menembus Formula 1, beredar pula isu ada tawaran sponsorship dari Malaysia. Sejauh mana isu tersebut mengandung kebenaran?

Isu itu sendiri pertama kali datang dari pihak manajemen Rio. Otoritas Malaysia diklaim tertarik untuk mencantumkan slogam pariwisata mereka, ‘Visit Malaysia’, di mobil Manor yang dikemudikan Rio.

Pihak Kementerian Pariwisata Republik Indonesia pernah menyangkal kabar tersebut. Menurut Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar, Noviendi Makalam, pihaknya bahkan sudah menanyakan perihal itu kepada Tourism Malaysia, dan mereka membantah.

“Visit Malaysia telah berbicara dengan kami dan mereka mengaku tertarik untuk mensponsori Rio, tapi sampai sekarang tak ada pembicaraan lebih lanjut,” ujar manajer Rio, Piers Hunnisett, Senin (7/3/2016).

“Mereka tertarik karena memiliki GP Malaysia dan ingin orang Indonesia datang ke sana. Itu adalah alasan yang logis. Tapi kembali lagi, itu cuma pembicaraan singkat, tapi tiba-tiba meledak di media. Mereka pasti berharap Rio bisa mempromosikan GP Malaysia. Tourism,” lanjut Piers.

Rio sampai saat ini masih punya kekurangan dana 9,75 juta euro untuk disetorkan ke Manor, dari total 15 juta euro yang diminta. Sejauh ini Pertamina saja yang berkomitmen untuk membantu Rio. Sejumlah pengusaha pernah dikutip media-media massa “ingin membantu”, tapi nyatanya baru sekadar omongan.

“Tim (manajemen) kami tetap aktif mencari sponsor. Ada beberapa perusahaan Jepang di Indonesia yang ingin menjalin ikatan dengan Indonesia. Namun, ada banyak perusahaan lain yang berminat,” tambah Piers.

Pun dengan Kementerian Pariwisata, manajemen Rio sudah mencoba berkomunikasi untuk melihat peluang bekerja sama. Sayangnya, Piers enggan membeberkan hasilnya..

“Orang-orang kini mulai mengenal Indonesia lewat Rio. Tentu ini adalah hal yang menguntungkan bagi pariwisata Indonesia dan memberikan imej positif juga bagi negara ini. Selama ini kan imej Indonesia di mata Eropa kurang bagus. ‎Tapi kembali lagi semua masih sebatas wacana,” ungkapnya.

“Tim (Manor) mendukung Rio. Mereka tahu ini dana yang besar dan mereka mengerti situasinya dan bersikap fleksibel,” lanjut pria berkebangsaan Inggris itu.

Rio sendiri saat ini masih ditunggu pembayaran untuk termin kedua pada bulan Mei mendatang.