Gerhana Matahari di Samarinda Bisa Dilihat Langsung

Daerah Kaltim
Ilustrasi - Gerhana matahari total. (REUTERS/ESA/Royal Observatory of Belgium/Handout via Reuters)
Ilustrasi – Gerhana matahari total. (REUTERS/ESA/Royal Observatory of Belgium/Handout via Reuters)

Suara Samarinda – Gerhana matahari yang akan melintasi wilayah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, bisa dilihat langsung, kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Meteorologi Temindung Sutrisno.

“Wilayah Kota Samarinda tidak akan dilintasi gerhana matahari total (GMT), sehingga warga dapat melihat langsung proses gerhana tersebut,” ujar Sutrisno, dihubungi di Samarinda, Senin.

Gerhana matahari yang berlangsung pada 9 Maret 2016, kata Sutrisno, akan melintasi wilayah Kota Samarinda mulai pukul 07.25 WITA hingga pukul 09.55 WITA.

“Kontak pertama gerhana matahari di Kota Samarinda berlangsung pukul 07.25 WITA, kemudian puncaknya pukul 08.35 WITA, dan berakhir pukul 09. 55 WITA,” kata Sutrisno

Gerhana matahari total kata Sutrisno, hanya melintasi tiga kabupaten/kota di wilayah Kaltim.

Ketiga wilayah di Kaltim yang dilintasi gerhana matahari total tersebut lanjut dia yakni, Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara serta Kabupaten Paser.

Masyarakat yang berada di kawasan yang dilintasi GMT tersebut tambah dia, harus menggunakan alat khusus atau kacamata hitam, untuk menghindari kontak langsung dengan sinar matahari.

Proses yang paling berbahaya lanjut Sutrisno, yakni pada saat proses menuju matahari tertutup secara total dan pasca-GMT terjadi.

“Jadi, warga yang tidak dilintasi gerhana matahari total, bisa melihat secara langsung proses gerhana itu sementara di wilayah dengan GMT, harus menggunakan alat, minimal kacamata hitam,” katanya.

“Proses yang berbahaya saat GMT berlangsung, yakni sebelum dan setelah matahari tertutup total. Jadi, sebelum dan setelah gerhana matahari total, kilatan sinar matahari berbahaya jika dilihat dengan mata telanjang,” ujar Sutrisno.(Ant)