DPRD Kaltim dorong sertifikasi tenaga konstruksi

Daerah DPRD Kaltim Kaltim

Suara Samarinda – Sekretaris Komisi III DPRD Kaltim H.Baba mengapresiasi langkah Pemprov Kaltim melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR & Pera) Kaltim yang akan mensertifikasi puluhan ribu tenaga kerja konstruksi.

“Sebuah pembangunan yang tidak sederhana, sehingga sertifikasi akan sangat mendukung pembangunan di Kaltim, tenaga lokal harus berpartisipasi dalam pembangunan daerah,” katanya beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan sertifikasi untuk tenaga kerja tersebut  sejalan dengan persiapan rencana pemindahan Ibukota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur.

Menurutnya akan banyak pembangunan membutuhkan tenaga konstruksi profesional untuk kelancaran berdirinya ibukota negara di Kaltim. Olewh karena itu ia sangat mendorong agar pihakl terkait menciptakan sertifikasi tenaga kerja yang berkualitas.

Apalagi katanya pembangunan infrastruktur untuk ibukota diprediksi akan menelan biaya sebesar Rp466 triliun. Yakni sebuah pembangunan yang tidak sederhana, sehingga sertifikasi  sangat mendukung pembangunan yang berkualitas.

Terkait sertifikasi tersebut, Baba menilai hal itu sejalan dengan Amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang jasa konstruksi yang mewajibkan setiap tenaga kerja konstruksi memiliki sertifikat.

“Dengan tersertifikasinya tenaga konstruksi, maka menjadi upaya mendorong tenaga konstruksi lokal menghadapi tantangan pembangunan yang membutuhkan SDM yang bersertifikat serta menyelaraskan kebutuhan memenuhi SDM yang memadai,” sebutnya.

Selain itu juga ia mendorong agar peran pemerintah daerah bersama perguruan tinggi menciptakan SDM unggul yang link and match dengan kebutuhan lapangan kerja. Seperti tenaga kerja konstruksi yang memiliki kapasitas dan kompetensi unggul dan dapat bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah.

“Tidak hanya kuantitas ditingkatkan, tapi kualitas juga harus ditingkatkan karena merupakan hal yang penting,” tegasnya.