Dishut Kaltim Dukung Pengembangan Kebun Raya Balikpapan

Daerah Kaltim
Kepala Dinas Kehutanan kaltim Wahyu Widhi Heranata sedang melakukan penanaman pohon di Kebun Raya Balikpapan pada rangkaian kegiatan roadshow program perhutanan sosial
Kepala Dinas Kehutanan kaltim Wahyu Widhi Heranata sedang melakukan penanaman pohon di Kebun Raya Balikpapan pada rangkaian kegiatan roadshow program perhutanan sosial

Suara Samarinda – Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim mendukung pengembangan Kebun Raya Balikpapan yang melastarikan tumbuhan khas tropis yang dilindungi  dan  berfungsi sebagai konservasi, penelitian, pendidikan dan wisata lingkungan.

“Mari kita dukung dan gali potensi yang ada sesuai dengan program pemerintah  dengan  Go Green  menanam satu juta pohon  serta  menggalakkan perhutanan sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat  di sekitar hutan,” kata Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Wahyu Widhi Heranata dalam kegiatan roadshow  integrasi  antara  Dishut Kaltim dan BKKBN Kaltim di Kebun Raya Balikpapan beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan  kegiatan roadshow Dinas Kehutanan kali ini bersama BKKBN Kaltim  bersinergi untuk masyarakat  khususnya di dalam dan sekitar hutan. Dinas kehutanan  mensosialisasikan  beberapa program program Perhutanan Sosial  dan BKKBN  mensosialisasikan tentang  Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera.

“Program perhutanan sosial dan KB  sama-sama bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di dalam dan di sekitar hutan melalui pemberdayaan masyarakat dengan memperhatikan aspek kelestarian,” katanya.

Wahyu Widhi menjelaskan  program perhutanan sosial  dengan cara pemberdayaan  berupa penguatan dan pemberian akses ke hutan, pemanfaatannya  boleh dilakukan  untuk individu maupun kelompok masyarakat.Selama ini katanya masalah  perhutanan sosial tidak pernah dilirik, yang dilirik  hanya  Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan dan Kayu (IUPHHK), IUP tambang, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), dengan program perhutanan sosial,  kelompok-kelompok masyarakat bisa mandiri dan bangkit masuk dalam sektor-sektor kehutanan.

“Contohnya  seperti  HTI (Hutan Tanaman Industri) nanti disana ada yang dinamanakan agro silvo pastural didalamnya ada program peternakan sapi dimana Dishut akan bekerja sama dengan Dinas Peternakan, kemudian  bekerja sama dengan dinas kalutan dan perikanan melalui  agro fisheri,  jadi bagaimana tambak-tambak yang ada bisa dikelola ramah lingkungan,”katanya.

Pada kesempatan itu   Kepala UPT Kebun Raya Balikpapan Anytha Eva Maria  menjelaskan  Kebun Raya Balikpapan yang terletak  di Kelurahan Karang Joang km15, Kecamatan Balikpapan Utara   dan  sebagian  masuk dalam Kawasan Hutan Lindung Sungai Wain (HLSW) yang pengelolaanya sajak tahun 2015 oleh UPT.

Dipaparkannya  bahwa Kebun Raya Balikpapan memiliki luas  lahan sekitar  309,2 hektare  yang didalamya terdapat berbagai jenis tumbuhan  khas  hutan tropis  yang dilindungi  seperti Pasak Bumi (Eurycoma longifolia) sebagai tumbuhan obat hutan, Kantung Semar (Nephentes sp), Daun Biru (Licuala sp), Bandang (Boorassodendron borneensis).

Sedangkan jenis pohon kayu   seperti Bangkirai, Ulin, Meranti, Keruwing, Banggeris dan pohon-pohon buah seperti durian hutan, manggis hutan, langsat serta  kayu bawang.

“Kami juga sedang membangun inprastruktur untuk pengembangan Kebun Raya Balikpapan  salah satunya membangun Laboratoium sebagai wadah penelitian,” katanya.

Usai melakukan pemaparan tentang Kebun Raya Balikpapan dihadapan Kepala Dinas Kehutanan Kaltim dan  Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim  beserta rombongan  kegiatan  roadshow dirangkai dengan penanaman pohon di area Kebun Raya Balikpapan.

Kemudian rombongan roadshow  program perhutanan  melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Penajam Paser Utara meninjau kampung KB di Desa Kayu Api dan  penyerahan sebanyak 250 bibit pohon  kepada  masyarakat setempat dan dilakukan penanaman pohon di Kampung KB (*)