RSUD AWS siapkan tenda antisipasi lonjakan pasien corona

Daerah Kaltim

Tenda darurat dibangun di RSUD AWS Samarinda sebagai antisipasi melonjaknya jumlah pasien penyebaran COVID-19.

Suara Samarinda – Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Syahranie (AWS) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur telah mempersiapkan satu unit tenda darurat sebagai antisipasi melonjaknya jumlah pasien yang memeriksakan diri terkait penyebaran virus corona (COVID-19).

Humas RSUD AWS, dr Arysia Andhina, kepada awak media di Samarinda, Senin mengatakan sebagai salah satu rujukan penanganan pasien COVID-19, RSUD AWS telah menyiapkan dua ruang isolasi bagi pasien yang diduga mengidap virus corona.

Kedua ruang itu terbagi masing-masing satu ruang untuk pasien terduga dengan empat tempat tidur dan satu ruang untuk pasien yang terkonfirmasi dengan dua tempat tidur.

“Saat ini kami telah menangani tiga pasien dalam pengawasan ( TDP) dan telah mendapatkan perawatan di ruang Tulip,” jelasnya.

Dia mengatakan pendirian tenda tersebut dimaksudkan untuk menjadi lokasi isolasi bagi pasien dalam pengawasan. Terutama jika ruangan isolasi tidak lagi mampu menampung pasien.

“Tenda darurat sudah berdiri sejak Sabtu (14 Maret 2020) lalu. Didirikan berdasar instruksi presiden. Lokasinya berada dekat ruangan Tulip,” kata Arysia.

Dia menjelaskan tenda darurat menyediakan 18 tempat tidur. Sudah 3-5 petugas ditempatkan. Hal ini menjadi langkah antisipasi jika virus corona sampai di Samarinda. RSUD AWS bakal membagi tiga zona wilayah yakni hijau, kuning ,dan merah.

Tenda darurat berada dalam zona merah. Jadi tidak sembarang pengunjung bisa masuk lokasi tersebut.

“Untuk zona kuning berada kurang lebih 50 meter dari zona merah. Sementara itu, zona hijau berada di daerah parkir RSUD AWS atau IGD,” katanya.