Pemprov Kaltim siapkan 6 Pj bupati/wali kota kawal pelaksanaan Pilkada serentak

Daerah Kaltim

Suara Samarinda – Plt Sekprov Kaltim, M Sabani mengatakan Pemerintah Provinsi Kaltim akan mempersiapkan  setidaknya enam (6) orang Penjabat (Pj) Bupati/Walikota untuk mengawal pelaksanaan Pilkada serentak 2020 di 9 kabupaten/kota se Kaltim.

“Ada enam yang kita siapkan yakni lima Pj bupati  untuk kabupaten dan satu Pj  untuk wali kota yang kepala daerahnya maju sebagai calon incumben atau petahana,” kata  Plt Sekprov Kaltim, M Sabani, di Balikpapan.

Ia mengatakan Pj bupati/Wali kota dimaksud untuk menggantikan bupati definitif yang memasuki masa cuti mengikuti tahapan pelaksanaan Pilkada serentak. Enam  kabupaten/kota dimaksud  adalah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Mahakam Ulu, Kutai Timur, dan Berau, serta Kota Bontang.

Meskipun Kota Samarinda dan Kota Balikpapan  juga melaksanakan Pilkada serentak, namun tidak perlu disiapkan Pj karena bupati/wali kotanya tidak ikut maju sebagai peserta Pemilu.

Dia mengaku akan segera melapor perihal pengangkatan Pj bupati/wali kota dimaksud kepada Gubernur Kaltim dan secara bertahap mengajukan ke Kemendagri setelah mempersiapkan dengan baik calon-calon yang akan diusulkan. Sedangkan penetapannya tetap menjadi kewenangan pusat, daerah sifatnya hanya mengusulkan.

“Akan tetapi kalau bisa dari Kaltim yang mengisi jabatan Pj,  apalagi jumlahnya hanya enam, saya berharap cukup pejabat yang ada di Kaltim saja,” katanya.

Sejalan dengan itu, Sabani berharap kabupaten/kota diminta  mendukung Pj bupati/wali kota yang ditetapkan mendatang.

“Jangan dianggap pengganggu, tapi yang mendukung lancarnya penyelenggaraan urusan pemerintahan hingga tahapan Pilkada serentak berakhir,” serunya.

Seperti diketahui, Pilkada serentak 2020  di Provinsi Kaltim diikuti 9 dari 10 kabupaten/kota , yakni Samarinda, Balikpapan, Bontang, Kutai Kartanegara, Berau, Paser, Kutai Timur, Kutai Barat dan  Mahakam Ulu.

Sementara Kabupaten Paser Penajam Utara (PPU) tidak menggelar Pilkada karena sudah digelar pada 2018 lalu bersamaan Pilgub Kaltim.(Rif)