Jahiddin: Pembangunan harus memperhatikan empat prinsip

DPRD Kaltim Kaltim
Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi PKB, Jahiddin (Humas DPRD Kaltim)

Suara Samarinda – Anggota DPRD Kaltim, Jahiddin mengatakan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam melakukan pembangunan harus memperhatikan empat prinsip.

“Prinsip-prinsip tersebut merupakan dasar pedoman pada rancangan pembangunan daerah baik jangka pendek  maupun jangka panjang, dengan catatan tetap mempertimbangkan dinamika situasi, kondisi, dan kebutuhan terkini,” katanya.

Selain itu  juga lanjut Jahiddin menjaga keberlanjutan dan kelestarian lingkungan sebagai aset daerah dan nasional, mendorong kesadaran, kepedulian, partisipasi dan rasa memiliki oleh masyarakat akan proses dan hasil pembangunan.

Seperti diketahui Pemprov Kaltim telah menetapkan Visi Pembangunan Kalimantan Timur “Berani untuk Kaltim yang Berdaulat” yang dijabarkan melalui lima 5 Misi Pembangunan.

Patut disadari Kaltim saat ini masih dihadapkan pada sejumlah isu strategis pembangunan, diantaranyan masih rendahnya daya saing SDM dan pembangunan infrastruktur belum optimal dalam mendukung peningkatan aksesibilitas dan konektivitas wilayah.

Berdasarkan beberapa isu-isu strategis yang ada pemerintah Provinsi Kaltim berupaya menyelesaikan permasalahan pembangunan dengan visi yang ditetapkan.

Terkait permasalahan pembangunan tersebut, Jahidin mengatakan guna mencapai hasil yang maksimal pemerintah harus memperhatikan empat prinsip pembangunan yakni berlandaskan pada kearifan lokal, mendorong pemanfaatan optimal sumber daya lokal untuk mendorong kemandirian daerah.

Dia menyebutkan, prinsip mendorong partisipasi sumber daya manusia lokal pada pembangunan daerah dinilai penting dalam rangka menciptakan kemandirian dan peningkatan perekonomian masyarakat dalam arti luas.

Menurutnya apabila semua prinsip tersebut dapat dilaksanakan maka tujuan dan visi serta misi pembangunan Kaltim dalam arti luas semakin mudah terwujud sehingga dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Pembangunan harus mampu menghasilkan dampak yang menguntungkan bagi kehidupan masyarakat yang menjadi sasaran pembangunan baik dampak ekonomi, sosial budaya maupun dampak lingkungan lainnya,” ujar Jahiddin.