DPRD Kaltim studi banding ke Jawa Barat

Daerah DPRD Kaltim Kaltim
Rombongan Komisi IV DPRD Kaltim menyerahkan cindra mata usai melakukan pertemuan dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Provinsi Jawa Barat (Humas DPRD Kaltim)

Suara Samarinda – Komisi IV DPRD Kaltim dalam rangka menggali atau mencari masukkan untuk memaksimalkan potensi wisata di Kaltim melakukan studi banding ke  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.

“Sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar  secara nasional dan memiliki luasan wilayah yang cukup besar, Jawa Barat mampu memaksimalkan potensi pariwisata guna mendongkrak pendapatan daerahnya,” kata Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati.

Ia mengatakan kendati  Jawa Barat masuk dalam wilayah yang tidak terlepas dari gempa dan gunung merapi, daerah berlambang kujang tersebut justru mampu menjadikannya objek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan.

Dikemukakannya melalui dukungan semua pihak termasuk masyarakat, pandangan menakutkan tentang gunung merapi mampu dirubah menjadi sesuatu yang menarik sehingga membuat banyak orang penasaran untuk berkunjung,

“Kesepahaman antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota  saling mendukung  sehingga memberikan porsi anggaran ideal terhadap sector pariwisata,”katanya.

Lanjut Puji Setyowati berdasarkan penjelasan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik bahwa mereka  akan terus mengembangkan objek-objek wisata dengan melakukan perbaikan, penataan ulang dan pembangunan. Salah satunya Stone Garden di Gunung Masigit, Desa Citatah yang pada Tahun 2020 .

Perbaikan objek wisata seluas 30 hektare itu menggunakan suport  anggaran dari Pemerintah Kabupaten Bandung dan Pemprov Jabar. Hal tersebut dalam rangka memaksimalkan potensi perekonomian masyarakat.

Selain itu,Jawa Barat akan mengembangan objek wisata lainnya  seperti Lido Bogor yang nantinya  menjadi properti kelas dunia yang dibangun oleh investor besar yakni MNC Land dan perusahaan milik presiden AS, yang dilengkapi sejumlah fasilitas guna memanjakan para wisatawan yang berkunjung seperti golf club, residen, vila dan lainnya.

“Oleh karena itu Dinas Pariwisata Kaltim bisa belajar untuk mengembangkan pariwisata yang nantinya akan memberikan kontribusi kepada daerah dan harus di dukungan DPRD dan Pemprov Kaltim terkait anggaran,”harapnya.